h1

PKG dan PKB serta SKP

September 21, 2014

Kelanjutan materi kemaren yang disampaikan oleh bapak Drs. Saifudin, M.Pd. kali ini materi dasampaikan oleh ibu Hj. Amiroh Ambarwati, S.Pd., MA. dengan penuh kesabaran membimbing semua peserta diklat sejak memberi contoh evaluasi diri semua guru. Mengacu pada Permenpan RB no 16 tahun 2009 maka butir-butir SKP mengacu pada aturan yang ada pada permen ini serta termasuk lampirannya. Form proyeksi kenaikan pangkat guru perlu dibuat untuk masing-masing guru dan juga periodisasi kenaikan pangkat dan jabatan guru. Tim penilaian PKG di tingkat madrasah dan juga tim penilaian angka kredit di Kankemenag Kab/Kota dan di Kanwilkemenag. Untuk kelaikan periode April pemberkasan: Januari waktu 1 tahun: Januari sampai Desember untuk Formatif (Evaluasi Diri) pada 4-6 minggu awal semester yaitu Januari-Pebruari. Perencanaan dan pelaksanaan PKB pada bulan Maret s/d Oktober. Sumatif (penilaian akhir pada 4-6 minggu akhir semester sekitar bulan Nopember dan Desember). Sedangkan kenaikan periode Oktober pemberkasan pada bulan Juli yang dinilai satu tahun Juli s/d Juni untuk penilaian Formatif (Evaluasi Diri) pada 4-6 minggu awal semester sekitar bulan Juli-Agustus. Perencanaan dan pelaksanaan PKB pada bulan September s/d April. Penilaian Sumatif (penilaian akhir) pada 4 sampai 6 minggu akhir semester sekitar bulan Mei dan Juni. Kemudian ketika membuat SKP disesuaikan dengan kondisi masing masing guru sebab guru termasuk jabatan fungsional khusus yang terdiri unsur utama dan unsur penunjang, serta guru itu guru murni atau memiliki tugas tambahan. Maka SKP mengacu pada PKG sebab itu di PKG harus minimal baik tetapi harus di cek angkanya tiap di akhir tahun. Maka disesuaikan dengan minimal kebutuhan untuk kenaikan pangkat sehingga diperlukan form proyeksi kenaikan pangkat masing-masing guru.

h1

Nice Sunday and Closing on Monday

September 21, 2014

Training the authors follow this time will be closed tomorrow morning boarding and training participants came out later than 12 pm. Today the agenda morning and afternoon assessments receive materials (SKP) then post-test, so after post-test have presentation after field observations to Demak the other day before.

h1

PKG dan PKB

September 20, 2014

Materi pada hari ini Sabtu, 20 September 2014 adalah PKG dan PKB yang dipandu oleh bapak Drs. Saifuddin, M.Pd. kepala MAN Kendal Jawa Tengah.

h1

Observasi Lapangan di Demak

September 19, 2014

Kota Demak Jawa Tengah dari Semarang ke arah timur sekitar 30 km menjadi tempat observasi lapangan dalam pelatihan calon pengawas pendidikan madrasah angkatan II tahun 2014. Tempat yang dituju adalah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak karena terdapat pengawas yang memiliki prestasi nasional.

h1

Interesting ICT

September 17, 2014

Sesi ICT yang dipandu oleh bapak Drs. Bisri Musthofa, M.Pd widyaiswara dari Balai Diklat Keagamaan Semarang. Memberikan pembelajaran kepada seluruh peserta diklat untuk mensetting laptop masing-masing dengan ICT yang berbasis madrasah, seperti mengaktifkan tulisan Arab pada semua laptop sehingga tidak terjadi lagi kekeliruan menulis al-Qur’an maupun huruf dan kata dalam bahasa Arab. Terlebih lagi dalam menyusun persiapan maupun soal-soal yang menggunakan tulisan Arab tidak lagi dengan tulisan tangan yang riskan mengalami kekeliruan. Untuk Window 7 dalam mengaktifkan tulisan Arab adalah dengan mengikuti langkah: 1. klik star 2. control panel 3. klik clock language and region 4. klik region and language 5. klik keyboard and language 6. klik change keyboard 7. klik add Arabic Saudi Arabia 8. tanda + dan ambil yang (101) 9. okey 10. Apply.

ICT session hosted by Mr. Drs. Bisri Musthofa, M.Pd lecturers from Semarang Religious Training Center. Provide learning for all participants of the training for setting up laptops each with ICT-based madrasas, Such as activating the Arabic script on all laptops so there is no longer a mistake writing the Koran and the letters and words in Arabic. Moreover, in preparing the preparation and the problems are no longer using the Arabic script with handwritten risky experiencing errors. To activate Window 7 in the Arabic script is the following steps: 1 star 2 click 3 click control panel clock language and region 4 click region and language 5.-click keyboard and 6. click change keyboard language 7. click add Arabic Arabia arabia 8 and take the sign + (101) 10 9 okey Apply.
Untuk mengaktifkan angka dalam angka Arab ikuti langkah: 1. jika office 2007 klik office button ( jika 0ffice 2010 klik file kemudian 2. klik option) 2. klik word option 3. klik advanved 4. aktifkan automatically switch keyboard to match language of sourounding text 5. ke bawah pada numeral Arabic diganti context 6. Ok. Kemudian huruf yang layak digunakan dengan font komplex script ambil tradisional Arabic dalam font 17 atau 18. difault dan yes. ok bisa digunakan dengan mengubah penggunaan dengan menekan shift dan alt secara bersama.
To activate a number in Arabic numerals follow the steps: 1 if office 2007 office button click (if 0ffice 2010 click on the file and then click the option 2) 2 click 3 click advanved word option 4. activate automatically switch keyboard to match language of text sourounding 5. down to be replaced by Arabic numeral 6 Ok context. Then the letters are fit for use with complex fonts take traditional Arabic script in a font 17 or 18 difault and yes. ok can be used to change the use by pressing shift and alt together.

h1

Sesi Supervisi Akademik dan Manajerial

September 13, 2014

Sabtu, 13 September 2014 mengikuti sesi yang dipandu oleh widyaiswara bapak Drs. H. Djamhari, S.Ag., M.Pd. dengan tema Supervisi Akademik dan Supervisi Manajerial serta Penyusunan Instrumen. Sesi dilanjutkan pada hari Ahad, 14 September 2014 sejak pagi sampai menjelang maghrib. Sedangkan sesi esok hari Senin, 15 September 2014 dipandu oleh ibu DR. Alif Nurhidayati, M.Pd. dengan materi Evaluasi Pendidikan kurikulum 2013.

h1

Sesi PTKp Penelitian Tindakan Kepengawasan

September 12, 2014

Dipandu oleh Bapak Drs. Mahfudz, MNLP dan Bapak Drs.Teguh Suyitno, M.Pd. dalam menyusun proposal PTKp. Masalah yang selama ini dianggap mengganggu yang dialami guru atau kepala madrasah yang berada di lingkungan masing-masing pengawas (manajerial atau akademik) diantaranya; kemampuan guru dalam menyusun RPP sesuai standar masih rendah, kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas/laboratorium/lapangan belum sesuai dengan standar proses (pendekatan scientifik), kemampuan guru dalam membuat, mengelola dan menggunakan media pendidikan dan pembelajaran masih rendah, kemampuan guru dalam memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan mutu pendidikan masih rendah, kemampuan guru dalam mengolah dan menganalisis data hasil penilaian masih rendah, kemampuan guru dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas masih rendah, guru belum melaksanakan proses pembelajaran dengan pendekatan PAIKEM, guru belum mampu menetapkan KKM mata pelajaran sesuai dengan  prosedur, kemampuan guru dalam membuat soal-soal evaluasi yang sesuai dengan IPK masih rendah, guru belum melaksanakan model-model pembelajaran yang berorientasi pada active learning, kemampuan kepala madrasah dalam pengelolaan administrasi madrasah masih rendah, kemampuan kepala madrasah dalam mengkoordinasikan pelaksanaan program bimbingan konseling masih rendah, dan masih banyak lagi yang masih bisa digali dalam kepekaan menemukan masalah yang diangkat dalam penelitian. Langkah mudah untuk melakukan PTM/PTKp; Pertama, mengidentifikasi masalah guru/kepala madrasah/madrasah; Kedua, fokus masalah yang telah teridentifikasi; Ketiga, menunjukkan data pendukung tentang masalah yang diangkat; Keempat, Mendiagnosis kemungkinan penyebab masalah  dan alternatif tindakan perbaikannya; Kelima, Apa indikatornya bahwa masalah tersebut sudah berhasil ditingkatkan atau diperbaiki?; Keenam, bagaimana cara mengukur indikator keberhasilannya?; Sampai tahapan keenam telah menetapkan; masalah yang akan diperbaiki, tindakan yang akan ditetapkan  untuk memperbaiki, indikator keberhasilan sebuah tindakan, dan teknik untuk memperoleh data. Sehingga langkah ketujuh adalah membuat proposal PTM/PTKp. Sehingga hal-hal yang harus diketahui: Bagaimana membuat judul? Bagaimana membuat latar belakang masalah? Bagaimana membuat rumusan masalah? Bagaimana membuat rumusan tujuan penelitian? Bagaimana membuat rumusan manfaat penelitian? Bagaimana membuat metode penelitian, yang meliputi; setting penelitian, prosedur pelaksanaan/siklus penelitian, metode pengumpulan data, metode analisis data, dan indikator keberhasilan. Bagaimana menulis kajian pustaka? Bagaimana membuat kerangka teori? Bagaimana menulis rumusan hipotesis tindakan? Bagaimana membuat rencana/jadwal PTM/PTKp? Bagaimana menulis daftar purtaka? Yang tidak kalah pentingnya PTM/PTKp dilampiri dengan bukti-bukti otentik yang mendukung proses penelitian. Sebagai contoh sistematika proposal PTM:

A. JUDUL
B. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang Masalah
2. Rumusan Masalah dan Pemecahan Masalah
a. Rumusan Masalah
b. Pemecahan Masalah
3. Tujuan Penelitian
4. Kontribusi/Manfaat Penelitian
C. KAJIAN TEORI/PUSTAKA
1. Teori Tentang Masalah
2. Teori Tentang Solusi
3. Kerangka Pikir
4. Hipotesis Tindakan
D. METODE PENELITIA
1. Setting Penelitian
2. Prosedur Penelitian
3. Pengumpulan Data
4. Analisis Data
5. Indikator Keberhasilan
E. JADWAL PENELITIAN
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN
1. Skenario Tindakan
2. Instrumen (Pedoman ) Observasi
3. Pedoman Wawancara
4. Angket
6. Daftar Guru

RUMUS UNTUK PTK/PTKp ADALAH 5L (LAKUKAN, LAKUKAN, LAKUKAN, LAKUKAN, LAKUKAN)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.