h1

Pulang dari USA

January 2, 2018

Setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan selama dua belas hari ada beberapa catatan yang bisa penulis sampaikan disini sekelumit pengalaman beberapa saat persiapan ke negeri paman Sam. Landasi dalam lawatan atau perjalanan niatkan bismillah karena Allah. Pertama, dengan perjalanan naik pesawat yang cukup jauh dan lama dari tempat tinggal penulis di Yogyakarta memerlukan kekuatan fisik dan mental. Kedua, bersamaan dengan cuaca di musim dingin hampir selalu mengenakan pakaian dingin terutama “long jon” untuk dapat menghadapi cuaca sekitar nol derajad Celcius di luar ruangan. Ketiga, bermodalkan bahasa Inggris untuk komunikasi terutama di bandara yang disinggahi dalam menanyakan sesuatu yang ingin ditanyakan dalam kelancaran perjalanan di pusat informasi ataupun petugas bandara atau tempat lain.  Keempat, tempat yang dituju di USA harus jelas dan tegas dengan time schedule yang telah dipersiapkan pula meski dengan alasan tertentu ada perubahan dari rencana semula. Kelima, mematuhi rambu-rambu dan etika pada setiap tempat yang dilalui dengan tetap menjaga diri dan keutuhan rombongan dalam setiap perjalanan perlawatan. Keenam, sebagai muslim/muslimah tetap menjalankan shalat lima waktu ada keringanan untuk jamak dan atau qoshor dan selektif dalam makanan dan minuman, syukur mempersiapkan makanan yang aman (lolos sensor) dibawa dan dikonsumsi dari tanah air. Ketujuh, prioritas dalam lawatan diperhatikan baik dalam timing maupun formalitas kostum atau pakaian. Kedelapan, dzikir dan penuh syukur dalam setiap perjalanan memohon perlindungan kepada Allah SWT setiap waktu dan saat dan dalam kondisi apa-pun. Semoga tulisan ini bermanfaat, aamiin.

Advertisements
h1

Kota Lama dan Suburban di USA

December 28, 2017

Baltimore, Philadelphia, New York dan Washington DC termasuk kota-kota lama di USA teriring dengan suburban yang tumbuh menjamur semisal Towson di Baltimore Maryland USA. Kami berempat bersama merenda hari-hari di kota-kota di atas. Alhamdulillah meski dalam suasana musim dingin dengan suhu 0 s/d 5 derajad Celcius satu demi satu kota-kota itu kami susuri bersama. Pertama kota Philadelphia dengan lonceng retak-nya atau tempat deklarasi kemerdekaan Amerika atau Declaration of Independence ditandatangani sering dikenal dengan Liberty Bell. Lonceng bersejarah dan menjadi lambang kemerdekaan Amerika. Juga silaturrahmi tempat keluarga di Philadelphia. Kemudian kota New York dengan patung Liberty dan juga berbagai tempat yang menarik kami kunjungi di New York City termasuk ex. WTC, Wall Street, jembatan Brooklyn dan Time Square. Washington DC dengan White House dan Washington Monument juga berbagai musium menarik. Baltimore kota pelabuhan dan juga bandara Baltimore Washington International (BWI) airport-nya. Dan wilayah Towson khusus Towson Tiger University dalam menghadiri wisuda ananda selesai dalam menempuh Degree Marketing Intelligence College of Business and Economics di Towson Tigers University USA. Wisuda yang dilaksanakan selama dua hari dalam empat angkatan, ananda kejadwal hari pertama jam 15.00 sampai selesai. Alhamdulillah semua lancar meski dalam musim dingin dan suhu udara yang dingin menyengat. Alhamdulillah

This slideshow requires JavaScript.

h1

Beijing-Washington DC PP 13 Jam dan 18 Jam Lebih

December 28, 2017

Perjalanan terlama yang baru saja penulis jalani dengan isteri tercinta dalam nenempuh perjalanan naik pesawat Air China dari Beijing menuju Washington DC selama 13 jam melintas di atas kutub utara dengan panorama yang mengagumkan “ma syaa Allah” dalam pemberangkatan 12.00 waktu di Beijing dan sampai di Washington DC 13.00 waktu setempat. Jika melihat waktu menempuh 25 jam, tetapi karena perjalanan menuju ke arah timur hanya ditempuh selama 13 jam efektif, dan dalam waktu itu pula kami jalani perjalanan dengan tetap menegakkan shalat lima waktu meskipun di dalam pesawat. Perjalanan pulangnya 15.35 waktu di Washington dan sampai di Beijing 18.50 waktu setempat di hari sesudahnya, perjalanan menyertai matahari ke arah barat seakan menempuh 27 jam lebih tetapi riilnya hanya 18 jam lebih tetap melintas di atas kutub utara dengan suhu antara minus 50 sampai 60 derajad Celcius dan kecepatan 800 atau sekitar 900 km/jam. Dengan monitor di depan kami yang tidak pernah kami matikan perjalanan melintasi di atas wilayah China-Rusia-Kutub Utara-Kanada dan USA. Alhamdulillah kami dalam perjalanan melawat ke USA diberikan kelancaran kesehatan kemudahan dan pulang kembali sampai kota Yogyakarta “Berhati Nyaman”, semoga kami bisa menjalani hari-hari seperti biasa dengan aktivitas yang tidak jauh beda, aamiin. Liburan Desember 2017 (Yogyakarta-Jakarta-Beijing-Washington Washington-Beijing-Jakarta-Yogyakarta) Alhamdulillah selalu disyukuri adanya.

h1

Foto-foto Menarik untuk Penulis

December 11, 2017

Mungkin masih bisa berbagi kenangan menarik untuk anak-anak atau saudara-saudara, rekan-rekan sahabat dan kolega, juga teman-teman dalam berbagi kenangan baik yang lama maupun kini di Flickr..https://www.flickr.com/photos/146775930@N04/..https://www.flickr.com/photos/143827280@N02/ ..Mohon maaf jika sewaktu-waktu isinya berganti dan berubah. Syukron.

h1

Praying for Mather in Law

December 10, 2017

prayer for mother-in-law Hj. Parinem Atmodiharjo who died yesterday, Friday, December 8, 2017 at 21:30 hopefully a good ending. Hopefully “Husnul Khotimah” aamiin. The body was buried at Senik Bumirejo Lendah Kulonprogo DIY yesterday, Saturday 9 December 2017. Thank you infinitely to all who helped us in the funeral burial. May all that is poured out upon us be of good energy or whatever, to obtain from God in exchange for the best. Apologies when the mother during her life has errors and mistakes. May the mother be forgiven the sin of her guilt and gain happiness by His side. aamiin.

h1

Mau ke Amerika ?

November 4, 2017

USA atau Amerika Serikat negara yang sudah lama maju setelah kemajuan negara-negara Eropa mulai abad pertengahan terutama di abad-abad modern akhir-akhir ini. Perjalanan ke USA tidak semudah yang dibayangkan meskipun sampai saat ini telah ada penerbangan menuju ke sana. InsyaaAllah kami berdua dengan isteri tercinta liburan sekolah nanti melawat ke negeri Paman Sam, dan semua persiapan akomodasi sudah fix beberapa hari yang lalu, dan paspor kami berdua baru kemaren diperpanjang dan sudah jadi, pengajuan ijin ke atasan sudah kami berdua sampaikan sebab kami sebagai pegawai, serta pengurusan visa ke kedutaan di Jakarta. Semoga semuanya berjalan dengan lancar dalam menghadiri wusuda anak di Towson University USA. InsyaaAllah-Allahummayassir umurana-aamiin

h1

Berawal dari Impian

October 26, 2017

Sah-sah saja seseorang bermimpi, ya namanya cita-cita lah, yang terkadang di luar dugaan sebelumnya mimpi-mimpi itu menjadi kenyataan. Syukur yang tak terhingga ke hadirat Yang Maha Sempurna dan memberikan segalanya. Penulis sewaktu kecil hidup di desa meskipun bukan desa terpencil, namun jauh dari hiruk pikuk dan hingar bingar kota yang penuh gemerlap lampu di malam hari. Desa yang gelap dan sunyi ketika menjelang maghrib, di pagi hari pun hanya terdengar kokok ayam dan burung-burung liar di pepohonan asyik berkicau. Desa Daren Mayong Jepara tahun 1960-an sampai tahun 1970-an belum terlihat jalan aspal, musim penghujan di banyak tempat jalannya jeblok becek dan membahayakan yang lewat, malam hari gelap sebab belum ada listrik. Desa yang jauh dari pusat kota kecamatan (Mayong) apalagi kabupaten (Jepara) berturut-turut 7 km-an dan 30 km-an. Putra petani dominan tebu dengan lahan yang terbatas memiliki impian-impian yang tinggi. Ketika sekolah (SDN) Daren jika ada pesawat melintan di atas kampung atau sekolah kami hampir semua murid berhamburan keluar kelas untuk ingin melihat pesawat yang melintas, terlebih lagi jika pesawatnya terbang rendah dan terlihat agak besar. Dengan hanya melihat pesawat saja, mampu membangun impian-impian yang tinggi, dengan terlebih dahulu membayangkan yang berada di dalam pesawat terdapat pilot dan juga mungkin penumpang lainnya. Dengan pesawat terbang bisa lari kesana-kemari sesuai rute yang dijadwalkan. Terlebih lagi di ruang kelas SD kami terpampang gambar lapangan terbang. Setiap masuk kelas penulis dengan temen-temen menperhatikan itu lapangan terbang yang lengkap dengan pesawat dan perangkat lainnya. Anak desa yang memiliki impian atau cita-cita yang tinggi memutuskan untuk tetap belajar dan belajar di perguruan tinggi meskipun adaikan mau setamat SLTA, SK PNS pun sudah berada di tangan. Kota pelajar Yogyakarta menjadi pijakan untuk mengenal dunia luar setelah menamatkan SMPN Gebog Kudus dan SPGN Kudus Jawa Tengah. (Bersambung …)