h1

Supervisi Akademik

May 21, 2015

Instrumen Supervisi Akademik Instrumen Supervisi Akademik Supervisi akademik berfungsi untuk membantu guru dalam meningkatkan kompetensi mengajarnya sehingga supervisi ini apa adanya sehingga guru benar-benar didampingi untuk sampai menguasai kompetensinya. Jadi berbeda dengan supervisi konvensional yaitu model supervisi yang menganut paham bahwa supervisor sebagai seorang yang memiliki power untuk menentukan nasib kepala sekolah dan guru. Supervisi akademik ada tiga macam; non direktif, kolaboratif, dan direktif. Adapun tahapan supervisi adalah 1. Sosialisasi (pemodelan) 2. Penyusunan jadwal 3. Pertemuan awal (kesepakatan supervisor dan coachee/guru target supervisi) 4. Pelaksanaan supervisi 5. Analisis hasil 6. Rencana tindak lanjut (PKB) 7. Pengharhagaan. Komunikasi antara supervisor dan coachee dibuat sangat berkekeluargaan. RTL berupa PKB mampu untuk melihat apa yang harus ditingkatkan oleh sang guru. Dalam telaah RPP meliputi; identitas, standar kompetensi, KD, indikator, tujuan pembelajaran, materi ajar, metode, langkah-langkah pembelajaran, alat dan sumber belajar, dan penilaian. Telaah PBM pada pendahuluan; membuka PBM, mengondisikan kelas, menyiapkan media dan alat pembelajaran, presensi, info indikator, reviu PBM sebelumnya, dan pertanyaan-pertanyaan penjajagan (jika diperlukan). Kegiatan inti; pesentasi guru, pemanfaatan media, pemanfaatan metode, variasi metode, pemanfaatan sumber belajar, tanya jawab, tugas terstrutur, presentasi siswa, pemanfaatan media oleh siswa, tanggapan guru-siswa dan siswa, dan penilaian. Kegiatan penutup; evaluasi oleh guru, tanggapan siswa, kesimpulan, dan tugas mandiri tidak terstruktur jika ada. Evaluasi dan tindak lanjut; pemetaan soal, kisi-kisi soal, kartu soal/naskah soal, variasi soal, petunjuk skor penilaian, daftar nilai, analisis hasil tes, dan analisis butir soal. Hasil analisis; ketuntasan belajar, daya serap, kategori soal (digunakan-direvisi-tidak dipakai), tingkat kesukaran (sukar-sedang-mudah). Rekomendasi hasil analisis; Remidial Theaching, Remidial Test (Perbaikan), Pengayaan. Pedoman penskoran; skor perolehan dibagi skor maksimal kali 100%. Kategori nilai; > 85 % sangat baik, 71 – 85 baik, 55 – 70 cukup, dan kurang dari 55 kurang/buruk. Contoh Instrumen Supervisi Akademik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: