h1

Expose Monitoring PPDB Madrasah 2014

November 14, 2014

Acara yang dikemas oleh Dikmad Kabupaten Sleman mengadakan Pemaparn hasil (Expose) monitoring PPDM Madrasah tahun 2014 di Kabupaten Sleman. PPDB yang dilakukan di 2 MIN, 25 MIS, 10 MTsN, 12 MTsS, 5 MAN, 9 MAS bertempat di Aula Kankemenag Sleman. Pemaparan kali ini disampaikan oleh bapak Helmy menggantikan Kasi DIkmad. Sosialisasi PPDB seharusnya dihadiri oleh semua madrasah sebagaimana yang telah dilaksanakan. Paedoman PPDB pun apapun alasannya harus dimiliki karena selama ini sudah di upload di blog Kasi Dikmad. Ada yang ingin menjaring siswa dari awal merupakan strategi seperti di pesantren, pedoman disusun untuk ditaati dan menjadi acuan dalam pelaksanaan PPDB. Kegiatan PPDM sudah masuk dalam RKM dan RAPBM. Rencana PPDB juga diberitahukan kepada masyarakat baik melalui media cetak maupun elektronik. Bagaimanapun segmen pasar yang dituju promosi harus tetap dilakukan untuk menjaring peserta didik yang berprestasi baik prestasi yang akademik maupun non akademik. Apakah melakukanh sosialisasi ke jenjang madrasah yang berada di bawahnya, ini pun seharusnya dengan sosialisasi langsung dengan berbagai cara, seperti brosur, home visit, silaturrahmi, mengadakan lomba-lomba dan sebagainya. Metode yang digunakan dalam PPDB juga. Apakah PPDB dilaksanakan tepat waktu terkadang masih ada peminat pasca PPDB terutama swasta baik menjaring lebih awal maupun masih ada yang mendaftar pasca PPDB tetapi harus ada batas waktu maksimal sebab untuk pendataan BOS. Apakah semua siswa memenuhi peryaratan dan Apakah jumlah perkelas memenuhi pedoman maksimal per rombongan kelas. Aturan PPDB adalah SNP sedangkan SPM saja masih ada madrasah yang belum memenuhi. Bagaimana dengan pengumpulan berkas yang harus dikumpulkan oleh peserta didik disesuaikan dengan BSM/BOS/EMIS dan lainnya. Sebab itu saat PPDB adalah saat yang tepat dalam mengawali pendataan yang akurat terhadap peserta didik di madrasah. Apakah jadwal pelajaran telah disusun setelah masuk madrasah ini seharusnya juga PPDB merupakan awal tahun pelajaran sehingga ketika PPDB sudah disusun jadwal dan kalender pendidikan. Bagaimana jumlah siswa yang ditolak dan juga yang diterima mengalami kenaikan atau penurunan. Juga nilai UN yang diterima pada tahun terakhir untuk jenjang tertentu. Hambatan yang dihadapi kepala madrasah 24 tidak ada masalah, 6 madrasah menjawab banyak pesaing, 4 animo masyarakat masih kurang, 4 keterbatasa aSDM di madrasah. 4 tanpa seleksi, 3 persyaratan belum terbit, 3 siswa tidak lengkap persyaratannya, 3 madrasah menyesuaikan kegiatan pesantren. 3 keterbatasan waktu seleksi yang sempit. 3 kebijakan baru yang memerlukan adaptasi yaitu RTO, 2 ketersediaan sarpra tidak sebanding dengan animo masyarakat sehingga dengan kelas terbuka, 2 madrasah masih menjadi pilihan ke dua, 1 casis mengundurkan diri setelah diterima, 1 faktor agama belum diterima di masyarakat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: