h1

Peningkatan Kapasitas Kepala Madrasah se-DIY

August 14, 2014

Hari yang ke tiga pada empat hari yang direncanakan pelaksanaan kegiatan Peningkatan Kapasitas Kepala Madrasah se DIY di PSBB MAN Yogyakarta 3 dengan sesi Marketing dan Publik Relation Madrasah yang dipandu oleh Dr. Subhan Afifi, M.Si. Ketua Progran Studi Komunikasi UPN Feteran Yogyakarta. Pada hari pertama menerima arahan dari Kepala Seksi PTK Kanwil Kemenag DIY bapak Drs. Imam Khoiri, MA dilanjutkan dengan sesi Supervisi Akademik dengan narasumber bapak Drs.H. Aris Munandar, M.Pd. widyaiswara LPMP Yogyakarta. Diantaranya bahan supervisi akademik oleh kepala madrasah yang telah ditayangkan dan diperlihatkan dalam berbagai tulisan bertujuan; mengembangkan guru dalam mengembangkan kompetensinya, mengembangkan kurikulum, mengembangkan KKG, membimbing PTK. Dan hasil supervisi akademik sebagai sumber informasi pengembangan profesionalisme guru. Diantara kelemahan guru adalah memahami materi esensial sehingga mampu menanamkan prinsi-prinsip sistimatis, obyektif, realistis, antisipatif, konstruktif, kekeluargaan, demokratis, aktif, humanis, terpadu dan komprehensif. Dimensi substantif adalah empat kompetensi yang harus dimiliki oleh guru profesional yaitu; kompetensi kepribadian, kompetensi paedagogis, kompetensi profesional, dan kompetensi sosial. Pada hari ke dua diawali siang hari hari pertama sesi yang dipandu oleh narasumber RUA Zaenal Fanani dengan mengingatkan agar kepala madrasah sadar akan peringkat sebagai tantangan kepemimpinan serta menggunakan logika menggunakan berbagai usaha dan cara untuk meningkatkan peringkat yang diperoleh. Sesi kepemimpinan yang dipandu oleh bapak Zaenal Fanani dengan rumusan kepemimpinan merupakan serangkaian proses mempengaruhi, menggerakkan, mendorong, membimbing orang-orang untuk mencapai tujuan bersama. Ketrampilan pokok kepemimpinan adalah melihat, mempengaruhi dan mengelola, melihat diantaranya dengan analisis SWOT. Impian akan generasi emas di tahun 2045 setahun HUT Kemerdekaan Indonesia dengan rektor-rektor di perguruan tinggi yang saat ini baru lahir atau masih balita adalah orang yang amat tinggi pedulinya terhadap al-Qur’an bahkan mereka adalah para huffadz, masyaAllah. Ini contoh melihat tujuan jauh ke depan atau visioner. Pemimpin mempengaruhi dengan cara persuasi, berdiskusi, memotivasi, komunikasi efektif, menggerakkan, negosiasi, mengambil keputusan, dan lainnya. Manajemen atau mengelola sehingga mampu mencapai tujuan besar secara efektif dan efisien dengan melaksanakan fungsinya meliputi; planning, organizing, actuating dan controlling. Pemimpin yang bermotivasi tinggi memiliki achievement drive, berkomitmen, dan penuh komitmen atau proaktif. Terdapat style atau gaya kepemimpinan yang tepat adalah kepemimpinan situasional dengan memperhatikan SDM yang anda pimpin. Sesi akhir di hari ke dua diisi oleh bapak Kudianta, M.Pd. tentang Kepemimpinan Pembelajaran mengarahkan para kepala madrasah mampu untuk menangkap masalah yang dihadapi guru dalam melaksanakan tugasnya dengan melakukan serangkaian kegiatan untuk dapat ditulis dari problem atau masalah bagaimana cara pemecahannya dengan hasil yang dicapai secara terukur dan upaya tindak lanjut. Serangkaian tugas yang harus diisi dan dikerjakan baik secara pribadi atau sendiri-sendiri dan juga secara kelompok dengan lima atau enam orang kepala madrasah. Ada tiga kata kunci dalam sesi marketing dan public relation hari ini yaitu; Where are we now? Where do you want to go? and How we get there? Praktik untuk membuat positioning, differensiasi, dan brand image masing-masing madrasah di DIY.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: