h1

H. Busiri ke Yogyakarta Naik si-Pitung

May 21, 2013

Kalau bukan karena senang dan kangen dengan cucu-cucu di Yogyakarta, bapak H. Busiri berangkat dari Kudus atau Jepara menuju Yogyakarta dengan mengendarai sepeda motor honda pitung atau 70 cc. Bapak tadinya mau naik travel dari Kudus ke Yogyakarta karena travel berangkatnya pukul delapan bapak H. Busiri tidak sabar menunggu yang saat itu Selasa 14 Mei 2012 baru pukul 06.00 WIB apa mau dikata bapak menuju ke Yogyakarta dengan mengendarai si pitung sebutan honda bebek 70 cc padahal di rumah bapak ada juga sepeda motor baru honda Scoopy. Pagi-pagi dinda Sulis sudah kontak ke Yogyakarta tentu penulis yang masih di kantor padat dengan acara baru bisa pulang ke rumah setelah selesai jam kantor dengan harapan bisa jumpa bapak sesampai di rumah. Namun sesampai di rumah bapak juga belum nampak, sehingga dengan menunggu serta was-was dan waktu sehabis shalat ashar terdengar suara asing motor pitung dan saat itu hujan rintik-rintik, bapak H. Busiri mengendarai sepeda motor honda bebek 70 cc sampai di kediaman penulis. Penulis langsung menanyakan kepada bapak yang baru saja sampai merasakan capek tidak mengendarai si-pitung, kemudian langsung dijawab beliau karena merasa senang tidak ada rasa capek itu meskipun sehabis menempuh jarak hampir 200 km tentu dengan mengendarai si pitung. Alhamdulillah, kami segera kontak adik yang berada di Kudus bahwa mbah kaji sudah sampai Yogyakarta. Semalaman kami lalui dengan bercengkerama dengan seluruh anggota keluarga ditambah bapak. Sebelum bapak pamit pulang kami ajak untuk berjama’ah shalat shubuh di Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta pagi yang masih gelap, bapak pamit untuk pulang kembali ke Kudus atau Jepara dengan tetap mengendarai si pitung dan Alhamdulillah ketika kami konfirmasi dengan adik di Daren bapak H. Busiri sudah sampai di rumah. Bapak pergi ke Yogyakarta selain rindu dengan cucu-cucu di Yogyakarta juga selama lima hari sendirian di rumah sebab ibu sedang mengikuti kegiatan tarekat di pondok Wanaran Kudus yang berlangsung selama sepuluh hari, dan memang hari Selasa tidak ada jadwal mengajar di madrasah diniyah an-Nur Daren Nalumsari Jepara tempat beliau mengabdi selama ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: