h1

Merubah Keadaan Menjadi Baik

September 7, 2012

Potongan ayat 11 dari surat ar-Ra’du surat ke-13 dari al-Qur’an sering kita dengar dan kita baca yaitu
… إنّ الله لا يغيّر ما بقوم حتّى يغيّروا ما بأنفسهم …
Terjemahnya dalam bahasa Indonesia adalah : Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan[Allah tidak akan merobah keadaan mereka, selama mereka tidak merobah sebab-sebab kemunduran mereka] yang ada pada diri mereka sendiri. Potongan ayat ini memotifasi manusia untuk mampu dan dapat merubah keadaan kondisi tatanan peradaban manusia dengan mengubah kebiasaan yang terkadang kecil dan sepele bagi dirinya tetapi mampu merubah kodisi dan seterusnya yang ada disekitarnya. Sebab itu tidk menunggu-nunggu lagi mari mengubah kepada yang lebih baik dari kebiasanaan-kebiasaan yang tidak baik dan memberikan madharat bagi diri dan lingkungan dengan membiasakan diri pada perilaku yang memberi manfaat bagi diri dan lingkungan. Sebagai contoh membiarkan tanaman disekeliling kita tanpa disiram tanpa diatur sehingga terkesan lusuh kotor bahkan jorok, dengan memperhatikan tanaman disekeliling kita bikan hanya tanaman yang nampak segar dan bersih tetapi juga manfaat tanaman disekeliling kita memberikan kontribusi dalam menyumbang oksigen yang dibutuhkan dalam kehidupan kita serta menyerap karbon sisa-sisa pembakaran, apakah ini kita sadari terutama di kota-kota besar di Indonesia. Kawasan-kawasan penduduk yang padat kumuh bahkan terkesan jorok sudah saatnya diubah keadaannya dengan menata lebih baik dan lebih sehat, meskipun masih saja ada segelintir orang yang tidak atau belum sadar dalam menata diri dan lingkungannya tentu secara perlahan tapi pasti untuk disadarkan. Contoh lainnya bisa disaksikan orang yang merokok dan juga membuang puntung rokok di sembarang tempat demikian juga perokok yang tidak bisa dibohongi dari bau mulut yang khas perokok jika tidak terbiasa dengan menggosok gigi atau membersihkan mulutnya dengan pembersih saat berkumur, sehingga bau tidak sedap selalu terasa bagi siapa saja yang diajak berbicara kecuali memang sesama perokok. Bukannya tidak boleh merokok tetapi yang terpenting adalah mengataur dan menjaga kapan dan dimana merokok serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Dan masih banyak contoh lain yang akan mampu mengubah keadaan menjadi baik bahkan lebih baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: