h1

Padatnya Lalu-lintas Kota Yogyakarta

February 17, 2012

Tidak seperti biasa penulis melewati jalur tengah kota Yogyakarta daerah Lempuyangan ke timur sampai jalan Timoho sebab selama ini penulis melintasi jalan Kusumanegara atau menuju jalan C. Simanjuntak Jalan Demangan dan jalan Laksda Adisucipto yang relatif padat pada waktu pagi hari menjelang pukul 07.00. Karena ada keperluan di Dinas Dikpora Kota Yogyakarta maka setelah sampai jl. C. Simanjuntak menuju ke Jl. Hayam Wuruk di pagi hari ini menjelang pukul 07.00. Setelah selesai keperluan yaitu kontak dengan bapak Teguh penulis langsung ke kantor yang diperkirakan sampai kantor sebelum pukul 07.00. Dengan perjalanan yang melaju sedang-sedang saja bisa sampai di kantor sebelum pukul 07.00, Alhamdulillah. Setelah selama empat hari tidak masuk kantor sebab ada acara dinas untuk mengikuti Orientasi dan Ujian di MMTC Yogyakarta. Terasa sekali demikian padatnya lalu-lintas di kota Yogyakarta sehingga semua kendaraan jadi satu pada jalur dan ruas jalan yang sama kendaraan yang paling banyak jumlahnya memadati lalu-lintas jalan adalah kendaraan roda dua dan tidak ketinggalan mobil yang berjajar panjang. Pengalaman penulis ketika di Penang Malaysia untuk kendaraan roda dua di dekat persimpangan jalan utama yang padat lalu-lintas terdapat jembatan jalan khusus untuk kendaraan sepeda motor sehingga mengurangi kepadatan lalu-lintas di jalan utama seperti halnya di sebelah Evory Plasa dan Asrama USM Penang malaysia. Sedangkan jika di kota Yogyakarta dan sekitarnya memang baru ada dua jalan layang di Lempuyangan dan di Janti memang kedua jalan layang ini mampu mengurangi padatnya lalu lintas. Alangkah nyaman dan lancarnya manakala dengan desain yang cantik dibuat jalan-jalan khusus untuk kendaraan pada setiap perempatan terutama di pintu masuk semua persimpangan jalan utama ke kota Yogyakarta seperti di perempatan Jl. Magelang, pertigaan Jl. Wates, perempatan Jl. Umbulharjo, perempatan Jl. Wonosari dan perempatan Jl. Kaliurang. Tentu dengan menambah jalan alternatif akan mampu mengurangi arus kepadatan dan kelancaran lalulintas khususnya di kota Yogyakarta dan sekitarnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: