h1

Melawan Emosi dan Ambisi Menuju Prestasi

January 31, 2012

Peperangan, boleh dikatakan demikian manakala menghadapi berbagai kondisi berupa emosional dalam menghadapi dan menyelesaikan problema yang di hadapi. Demikian ambisi yang tidak terkendali dengan menghalalkan segala cara untuk memperoleh yang diinginkan, sehingga jalan yang ditempuh merupakan jalan syetan maupun jalan tuhan-tuhan selain Allah atau sabilitthaghut. Sehingga sesiapa dari teman dan rekan guru yang lebih dahulu masuk kelas manakala sehabis istirahat adalah memerlukan perjuangan yang jika benar-benar dilakukan dan dijalani dengan sadar dan menjadi kebiasaan untuk cepat masuk kelas merupakan kekuatan bagian dari jihat dari para rekan guru yang sedang mengajar. Jihat yang ke dua adalah bagaimana teman-teman mengemas pembelajaran yang menarik dan mengena serta mencapai sesuai yang diharapkan dalam tujuan dengan berbagai metode pembeajaran fariatif sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai peserta didik. Pembelajaran yang menyenangkan bukan hanya membuat peserta didik senang atau terhibur dalam menjalani dan mengikuti proses, tetapi yang lebih utama adalah proses belajar yang diikuti mengarah kepada kompetensi yang akan dan harus dikuasainya. Jihad yang ke tiga adalah ketrampilan teman-teman guru untuk mengevaluasi seluruh individu peserta didik dalam waktu yang tidak terlalu lama, sehingga mengetahui siapa saja peserta didik yang memang tuntas, belum tuntas, bahkan tidak tuntas dalam mengikuti proses pembelajaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: