h1

Perjalanan Malam

July 3, 2011

Mungkin perjalanan malam itu memang melelahkan. Setelah seharian berada di rumah Daren Nalumsari Jepara, rumah orang tua penulis yang Alhamdulillah meskipun di usia senja orang tua kami dalam keadaan sehat wal afiat. Hari Sabtu, 2 Juli 2011, keluarga kami menerima tamu keluarga bapak Waluyo-Sudartik dari Randublatung yang kami sambut dengan keluarga dan tetangga juga besan orang tua kami dari Tulis, Peting, sebab empat besan dari orang tua kami yang laki-laki sudah mendahului pulang ke Rahmatullah (smoga diterima amal beliau dan diampuni dosa kesalahannya), dan memang dalam acara enam hari sejak pernikahan dinda Hasanudin, keluarga kami menyambut dengan acara yang sederhana tetapi bersahaja, karena keluarga kami tidak ngunduh mantu. Sehingga dalam menyambut tamu atau keluarga besan, keluarga kami hanya menghadirkan keluarga dekat dan tetangga saja juga besan yang bisa hadir. Acara yang sempat molor dari waktu yang diperkirakan sebab rombongan dari Randublatung satu ‘Elv tertinggal di belakang tetapi akhirnya bisa menyusul kemudian serta semua rombongan tidak ada yang tersisa sampai di Daren Nalumsari Jepara. Rombongan besan setelah acara pasrah manten menuju ke Pantai Kartini Jepara. Acara pasrah temanten yang dipandu oleh bapak Wartono, S.Pd. setelah dibuka dengan membaca ummul kitab dilanjutkan pembacaan ayat-ayat suci al-Qur’an, oleh bapak ustadz Ulinnuha selanjutnya acara pasrah dan penerimaan manten selanjutnya mau’idhah hasanah oleh bapak KH Shon Zaini diakhiri dengan do’a dan penutup. Dengan suasana rileks dan santai dilanjutkan makan siang dan sholat kemudian semua tamu menuju Pantai Kartini Jepara. Semua adik penulis hadir dalam acara pasrah manten keli ini kecuali dinda Udin yang sedang bertugas di Manado sehingga dinda Udin tidak bisa hadir dalam acara baik saat akad nikah maupun saat pasrah kali ini. Kedua adik penulis dinda Ida dan dinda Fuad segera pamit sore itu juga sehingga, penulis beserta dua adik penulis yang tertua membantu penyelesaian acara hari Sabtu, dan menjelang Maghrib semua suadah beres. Memang cukup lelah hari itu kemudian beberapa saat istirahat dan pada jam satu malam penulis bangun untuk siap-siap menuju Yogyakarta. Jam dua malam kami sekeluarga mengadakan perjalanan malam dari Daren menuju Yogyakarta dan alhamdulillah pukul lima pagi kami sampai di Yogyakarta dengan selamat. Siap dengan kegiatan rutin di rumah di madrasah dan di masyarakat. Alhamdulillah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: