h1

Gigih dan Konsisten

February 19, 2011

Sebagai contoh kegigihan teman-teman guru madrasah, di madrasah kami terdapat dua orang guru yang sedang mengalami gangguan fisik berupa anggota badan tidak dapat digerakkan. Contoh yang pertama adalah bapak Drs. HA Ibnu Hajar beliau pada awal tahun 2010 mengalami gangguan fisik badan sebelah kanan tidak dapat di gerakkan. Alhamdulillah di pertengahan dan penghujung akhir tahun 2010 beliau sudah bisa melaksanakan tugas mengajar meskipun dalam pemulihan badan yang sulit digerakkan tadi dengan rajin terapi dan kontrol ke dokter. Alhamdulillah sampai saat sekarang tetap aktif mengajar dan sudah bisa naik kendaraan motor sendiri dari rumah ke madrasah dalam jarak kurang lebih satu kilometer. Contoh yang ke dua adalah bapak Drs. Endri Asmara, M.Pd. guru Bahasa Jawa di madrasah kami pindahan dari SMP 6 Surabaya ini juga termasuk guru yang gigih dan konsisten meskipun di penghujung akhir tahun 2010 dalam kondisi tangan kanannya yang susah digerakkan. Alhamdulillah mulai bulan Pebruari beliau tetap hadir mengajar meskipun tangan kanannya dalam proses kesembuhan dan aktif dalam terapi penyembuhan dan konsultasi ke dokter. Dua contoh guru madrasah yang gigih dan konsisten dalam melaksanakan tugas mengajar meskipun kondisi fisiknya mengalami gangguan. Disayangkan manakala guru madrasah yang tidak mengalami gangguan fisik serta mampu mengajar tetapi masih malas-malasan bahkan tidak konsisten dalam mengajar, melambat-lambat untuk masuk mengajar, sering terlambat, atau bahkan meninggalkan kelas tanpa ada keperluan yang mendesak dan penting. Cara seperti ini adalah contoh guru madrasah yang kuno out of date dan ketinggalan jaman. Apalagi manakala punya jam mengajar ditingggal ngobrol atau bercanda dengan teman guru yang tidak ada jam mengajar, tentu jika seperti ini masih dilakukan teman-teman guru madrasah, madrasah tidak akan maju bahkan mundur, dan akan tertinggal, bahkan akan tidak diminati masyarakat, stagnan, atau lama kelamaan akan mengurang muridnya bahkan akan tidak memiliki murid lagi dan tutup, alias jadi fosil peradaban. Kondisi inilah yang tidak kita inginkan, sebab itu marilah teman-teman guru madrasah bersama-sama membangun iklim madrasah yang benar-benar kondisif untuk pembelajaran dengan tetap gigih dan konsisten, dengan kreatifitas dalam pendekatan dan metode mengajar, atau membelajarkan siswa dengan sebaik-baiknya. Dengan harapan semua anak didik di madrasah mengalami dan menerima pembelajaran yang sebaik-mabiknya, di dukung dengan kegigihan dan konsistensi rekan-rekan guru madrasah. Semoga madrasah tetap eksis ditengah kehhidupan masyarakat dan mampu maju dengan pesat seiring dengan kemajuan peradaban yang sedang berlangsung di masyarakat dunia, serta jauh dari stagnasi, kebekuan dan kematian madrasah. Jayalah madrasah!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: