h1

Jalan dan Suasana Ahad Pagi

January 23, 2011

Udara yang cerah pagi ini, sehabis shalat shubuh berjama’ah di masjid al-Amin Rotowijayan kemudian siap-siap berjalan di pagi hari yang cerah tanpa mendung. Menyusuri jalan Rotowijayan, masuk ke alun-alun utara bagian tengah kemudian lurus ke utara menuju arah Tugu Yogyakarta. Berhenti di depan KR dengan menikmati bubur kacang ijo khas hangat-nikmat alhamdulillah. Kemudian melanjutkan perjalanan pulang. Beberapa ruas jalan Malioboro di tutup untuk senam seperti di depan Hotel Ina Garuda, di depan Gedung DPRD DIY, di depan Yogyakarta Mall, dan di depan Istana Presiden atau Benteng Vedeberg. Perjalanan kaki menuju Tugu Yogya di pagi hari dengan beraneka pemandangan saat berangkat masih pagi buta, dan kembalinya pagi semakin terang dan pukul enam sepuluh menit sudah sampai rumah kembali.

Nampak jarang orang yang jalan pagi hari Ahad kali ini, mungkin biasanya udara kurang baik untuk jalan sebab kadang mendung dan kadang hujan. Alhamdulillah hari ini cerah. Menyusur jantung kota Yogya di pagi hari sendirian seakan seperti orang hilang, tetapi dengan kostum olahraga komplit dengan topi jelas tidak seperti orang hilang dan penulis jalani dengan enjoy. Memang benar jika jalan sendirian di pagi buta membuat kenalan yang bertemu di jalan punya pikiran yang macam-macam bahkan tidak mengenakkan. Tetapi dengan niat jalan pagi untuk menjaga kesehatan badan tidak ada niatan yang negatip, setelah selesai alhamdulillah badan menjadi bugar. Sepulang dari jalan-jalan langsung disambut Ifa dan ibunya Ifa (isteri tercinta) langsung Ifa penulis ajak untuk membeli makanan ringan yang bernama “gandos” karena banyak pembeli terpaksa antri beberapa saat. Gandos yang masih hangat kami bawa pulang untuk santapan pagi enak-nikmat-dan hangat manis-manis-empuk, ditemani teh hangat bikinan isteri.

Semalaman anak ke dua dan ke tiga asyik dengan on line di rumah, sedang anak pertama dalam perjalanan menuju Banten, lewat sms dan twitternya anak pertama singgah di Istiqlal dan menuju Monas kemudian ke JCC, selanjutnya langsung ke Banten. Ifa dan abangnya sedang asyik bermain, lucu rasanya, kadang ketawa kadang menangis merengek. Puncaknya Ifa merengek ingin ikut ibunya yang ada acara di SMKN 4 Yogya, tentu penulis bawa Ifa jalan-jalan mengelilingi benteng dalan kraton dan tidak merengek lagi. Jam 10.00 acara isteri di SMKN4 Yogya selesai, Ifa penulis ajak jemput ke tempat isteri yang sudah selesai acara, kemudian bertiga siap-siap menuju Ponpes Sunan Pandanaran menghadiri Pesta Pernikahan (Walimatul’ursy) Ibu Dra. Hj. Fani Rifqoh, MM. hampir jam 12 kami sampai di lokasi wlimatul’ursy. Wow lahap sekali ananda Ifa menikmati menu-menu yang disajikan, alhamdulillah. Kemudian kami pulang yang sedianya mau pergi ta’ziyah ke Wonokromo Bantul tetapi terhambat dalam perjalanan akhirnya pulang ke rumah. Syukron.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: