h1

Motor Becak (Torcak) di Yogyakarta

February 2, 2012

Fenomena transportasi di DIY beberapa tahun terakhir ini marak dengan “motor becak (torcak)” dan hampir di setiap sudut keramaian kota Yogyakarta hampir disitu terdapat torcak, terutama di pasar-pasar dan pertokoan. Kreatifitas abang becak untuk merakit becaknya dengan menambah sepeda motor baik dilakukan sendiri maupun oleh bengkel las cukup diacungi jempol dan kebanyakan motor yang dibuat untuk mendorong becak yang selama ini dikayuh dengan kaki pada torcak tenaga bisa dilakukan dengan mengayuh kaki seperti biasa atau dengan tenaga motor. Sedangkan motor yang digunakan kebanyakan motor-motor lama dua tak dengan merk Suzuki atau Yamaha tetapi ada juga yang menggunakan motor Honda. Penulis tidak tahu apakah motor-motor yang digunakan untuk mendorong becak pada torcak di DIY itu masih memiliki kelangkapan surat-surat atau tidak, dengan husnudhan motor-motor pada torcak memiliki kelengkapan surat namun untuk pajak kendaraan tahunan kemungkinan ada juga yang tidak memiliki setoran pajak untuk tahun-tahun terakhir. Keuntungan yang dapat diperoleh oleh tukang becak yang menggunakan torcak adalah mampu menguragi tenaga atau energi manusia yaitu abang becak yang mengayuhnya sehingga tingkat kelelahan abang tukang becak yang menggunakan torcak bisa dikurangi. Sedangkan kekurangan atau kelemahan menggunakan torcak adalah menambah polutan kota yang sudah demikian keruh udaranya dengan kendaraan-kendaraan motor atau diesel. Jika torcak dibiarkan begitu saja tidak diatur dengan aturan yang baku seperti di wilayah kota Yogyakarta atau DIY akan menimbulkan permasalahan tersendiri seiring dengan laju pertambahan kendaraan dari hari ke hari yang selalu meningkat dengan pesat namun tidak diiringi dengan pelebaran ruas-ruas jalan terutama pada jalan yang sering mengalalmi kemacetan. Selain aturan yang baku juga pengguna jalan raya sadar akan berlalu-lintas dengan mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan merasa malu manakala dengan sadar atau tidak sadar tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Sebagai contoh dimana saja boleh berhenti dan dimana saja tidak boleh berhenti atau parkir. Khusus untuk torcak, bagaimana bisa mengurangi tingkat kebisingan dan polusi dari motor yang digunakan dan juga tidak menjalankan torcak dengan kecepatan yang membahayakan sehingga rawan dan dapat menimbulkan kecelakaan.  Dan jika memang torcak dilarang masuk wilayah kota maka harus dipatuhi oleh semua. Semoga tetap nyaman bersih dan indah kotaku kota Yogyakarta.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: